Bekasi, HarianJabar.com – Merek susu UHT populer Ultra Milk yang diproduksi PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk. (ULTJ) dikenal sebagai salah satu brand terbesar di industri minuman Indonesia. Di balik kesuksesan besar Ultrajaya, terdapat sosok Sabana Prawirawidjaja sebagai pemilik, dan sang putra, Samudera Prawirawidjaja, yang kini turut meneruskan kejayaan keluarga dalam bisnis pangan dan minuman nasional.
Samudera Prawirawidjaja bukanlah nama baru dalam dunia industri makanan dan minuman di Indonesia. Selain menjabat sebagai Direktur PT Kraft Ultrajaya Indonesia sejak 1994, ia telah memimpin PT Campina Ice Cream Industry Tbk. (CAMP) sebagai Presiden Direktur sejak 1995. Campina sendiri merupakan salah satu produsen es krim terbesar dan paling dikenal di Indonesia.
Profil Samudera Prawirawidjaja
Samudera lahir di Bandung pada 18 Oktober 1965 dan kini berusia 59 tahun. Putra pertama dari Sabana Prawirawidjaja ini menempuh pendidikan tinggi di Southern California College, Amerika Serikat, dan lulus pada 1988 dengan fokus studi Manajemen dan Marketing.
Sebagai generasi penerus keluarga bisnis, Samudera memegang peranan vital di berbagai perusahaan yang berada di bawah naungan UltraJaya Group. Dengan pengalaman panjang serta kepemimpinan yang solid, ia menjadi salah satu figur sentral dalam ekspansi dan modernisasi perusahaan-perusahaan tersebut.
Perjalanan Karier Samudera Prawirawidjaja
Samudera memulai kariernya pada 1989 di PT Ultrajaya Milk Industry Tbk., perusahaan pelopor produk susu UHT di Indonesia. Lima tahun berselang, pada 1994, ia memperluas kiprahnya dengan menduduki posisi Direktur di PT Kraft Ultrajaya Indonesia, salah satu entitas penting dalam grup Ultrajaya.
Puncak perjalanannya bermula pada 1995, ketika ia dipercaya menjabat sebagai Presiden Direktur PT Campina Ice Cream Industry Tbk. Sejak itu, Campina berkembang menjadi merek besar yang konsisten bersaing di pasar es krim nasional.
Tak berhenti di situ, Samudera juga mengisi berbagai posisi strategis lainnya. Ia menjadi Komisaris di PT Ultra Sumatera Dairy Farm sejak 2008 dan menjabat sebagai Direktur PT Ito En Ultrajaya Wholesale sejak 2013, perusahaan yang fokus pada distribusi produk teh.

Transaksi Saham dan Struktur Kepemilikan
Informasi mengenai total kekayaan pribadi Samudera memang tidak diungkapkan secara publik. Namun, posisinya di berbagai perusahaan besar, ditambah sejumlah transaksi signifikan, menjadi indikator kuat bahwa ia merupakan salah satu pengusaha dengan nilai aset besar di Tanah Air.
Pada Desember 2024, terjadi transaksi besar yang melibatkan saham PT Campina Ice Cream Industry Tbk. (CAMP). Dalam transaksi tersebut, Sabana Prawirawidjaja membeli 40% saham CAMP dari tangan Samudera, sejumlah 2.354.000.000 lembar saham dengan total nilai Rp541,42 miliar. Harga per saham yang tercatat dalam transaksi tersebut berada di kisaran Rp230 per lembar.
Setelah transaksi itu, kepemilikan Sabana di CAMP meningkat drastis dari 43,94% menjadi 83,94%, menjadikannya pengendali utama perusahaan. Sementara itu, berdasarkan laporan pemegang saham setelahnya, nama Samudera tidak lagi tercatat sebagai pemegang saham CAMP per 30 September 2025 maupun 31 Desember 2024.
Penerus Bisnis Keluarga Prawirawidjaja
Sebagai pewaris utama kerajaan bisnis Ultrajaya, Samudera Prawirawidjaja memegang peranan besar dalam menjaga stabilitas dan perkembangan berbagai lini usaha keluarga. Mulai dari produk susu, es krim, hingga minuman teh, kiprahnya sangat nyata dalam memperkuat posisi Ultrajaya Group di industri FMCG Indonesia.
Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, Samudera terus menunjukkan pengaruhnya sebagai pengusaha berpengalaman yang mampu mengarahkan perusahaan-perusahaan besar menuju pertumbuhan berkelanjutan. Dalam skema besar bisnis keluarga, ia menjadi salah satu figur paling penting yang menjaga keberlanjutan dan reputasi nama besar Prawirawidjaja di panggung industri nasional.
