Bandung, HarianJabar.com – Persib Bandung kembali menerima sanksi tegas dari AFC setelah sidang Komite Disiplin dan Etika AFC pada 26 November 2025. Sidang tersebut menyoroti sejumlah pelanggaran berat yang terjadi dalam dua laga berbeda di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26.
Dalam putusan resmi, Persib dijatuhi total denda USD26.250 atau sekitar Rp436.143.750 (kurs Rp16.615 per USD) dan diwajibkan memainkan satu pertandingan kandang dengan penutupan sebagian stadion hingga 25 persen kapasitas.
Rincian Sanksi dan Dampaknya
Sanksi ini menjadi pukulan bagi klub dan suporter, terutama terkait pembatasan kapasitas penonton. Manajemen Persib kini harus mengatur ulang strategi penjualan tiket dan memastikan keamanan di stadion agar pelanggaran serupa tidak terjadi lagi.
“Kami menghormati keputusan AFC dan akan melakukan evaluasi internal agar Persib Bandung dapat lebih disiplin di laga-laga selanjutnya,” ujar salah satu perwakilan klub.

Sanksi AFC dan Catatan Sejarah Persib
Ini bukan pertama kalinya Persib mendapatkan teguran dari AFC. Klub asal Bandung ini beberapa kali menghadapi sanksi disiplin akibat pelanggaran yang terjadi selama laga internasional. Denda dan pembatasan penonton sering menjadi konsekuensi dari insiden yang melibatkan supporter, keamanan, atau pelanggaran regulasi AFC.
Optimisme Persib ke Depan
Meski mendapat sanksi, Persib tetap optimistis menghadapi laga-laga berikutnya di ACL 2 2025/26. Klub berkomitmen untuk menjaga disiplin pemain dan supporter agar fokus pada prestasi dan membawa nama Indonesia di kancah Asia.
