Bogor, HarianJabar.com – Menteri Pertahanan sekaligus Presiden Terpilih RI 2024-2029, Prabowo Subianto, dijadwalkan menghadiri acara peluncuran pembangunan 25.000 unit rumah subsidi di Bogor, Jawa Barat, pada 25 September 2025 mendatang. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjawab kebutuhan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Program Perumahan untuk Rakyat
Peluncuran proyek rumah subsidi tersebut digagas oleh Kementerian PUPR bekerja sama dengan pengembang perumahan dan sejumlah bank penyalur KPR. Program ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan perumahan sekaligus mengurangi angka backlog rumah yang masih tinggi di Indonesia.
Menurut rencana, ribuan unit rumah akan dibangun secara bertahap di beberapa titik strategis Kabupaten Bogor. Harga rumah dirancang terjangkau, dengan fasilitas KPR subsidi bunga rendah agar dapat diakses masyarakat kecil.
Kehadiran Prabowo Jadi Sorotan
Kehadiran Prabowo di acara tersebut dipandang penting karena selaras dengan janji kampanyenya yang menekankan peningkatan kesejahteraan rakyat. Selain itu, momentum ini juga diyakini akan menjadi simbol awal dari kerja nyata pemerintah baru dalam sektor perumahan rakyat.
“Pak Prabowo ingin menunjukkan bahwa pemerintah hadir untuk memberikan solusi nyata. Hunian yang layak adalah hak dasar masyarakat,” ujar salah satu pejabat di Kementerian PUPR.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Selain memberi manfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pembangunan 25.000 rumah ini juga diharapkan menciptakan lapangan kerja baru di sektor konstruksi, distribusi bahan bangunan, hingga jasa keuangan.
Ekonom menilai proyek ini bisa menjadi stimulus ekonomi daerah. “Pembangunan rumah subsidi tidak hanya soal hunian, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi di daerah sekitar proyek,” kata seorang pengamat ekonomi.
Peluncuran 25.000 rumah subsidi di Bogor menjadi langkah awal ambisi besar pemerintah dalam mengurangi kesenjangan sosial dan memberikan kesempatan bagi masyarakat kecil memiliki rumah impian. Kehadiran Prabowo Subianto diperkirakan akan semakin menguatkan pesan bahwa pemerintah baru berkomitmen menghadirkan kebijakan yang pro-rakyat.
