Bandung, 2 Juli 2025 – Maskapai Susi Air resmi membuka rute penerbangan Bandung–Yogyakarta pulang-pergi, yang mulai dioperasikan dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung menuju Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, setiap Senin, Rabu, dan Jumat menggunakan pesawat baling-baling seperti Cessna Grand Caravan.
Momen Haru dan Apresiasi
Pendiri Susi Air, Susi Pudjiastuti, sempat meneteskan air mata haru saat upacara inaugurasi. Ia mengucapkan rasa syukur atas dukungan penuh dari pemerintah daerah.
“Saya ucapkan terima kasih… airline kami yang kecil ini… diapresiasi luar biasa,” ungkapnya, sambil meneteskan air mata saat melihat pesawat disambut tradisi water salute layaknya maskapai besar.
Peran Pemerintah Daerah
Hadir dalam acara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, memberikan dukungan penuh. Farhan menyebut pembukaan ini sebagai “garis start” untuk kembali menghidupkan industri penerbangan di Bandung. Begitu juga Dedi Mulyadi yang menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan upaya membangkitkan ekosistem Bandara Husein yang mulai sepi sejak Oktober 2023.
Detail Operasional dan Tarif
- Frekuensi: Senin, Rabu, Jumat
- Durasi penerbangan: ±90 menit
- Tiket: Sekitar Rp 1,5–1,75 juta PP, tersedia via situs resmi Susi Air serta Traveloka dan call center
Susi Air menargetkan minimal delapan penumpang per penerbangan dalam setahun untuk menjaga keberlanjutan rute ini.
Dampak dan Harapan
- Bangkitkan Bandara Husein – Setelah masa sepi sejak 2023, bandara kini menggeliat kembali.
- Koneksi lintas kota – Memudahkan perjalanan antara Bandung dan Yogyakarta, terutama bagi wisatawan dan pelaku bisnis.
- Ekonomi & pariwisata – Diharapkan menjadi pemicu perkembangan sektor pariwisata Jawa Barat, termasuk Bandung dan sekitarnya
