Jakarta —
Produsen mobil listrik asal Tiongkok, Build Your Dreams (BYD), kembali mencuri perhatian pasar otomotif Indonesia. Setelah meluncurkan tiga model sekaligus pada awal 2024 lalu, kini siluet calon mobil baru BYD kembali muncul dan ramai dibicarakan. Yang menarik, kabarnya model terbaru ini akan masuk ke segmen harga Rp 200 jutaan, menjadikannya mobil listrik termurah BYD di Tanah Air.
Informasi ini pertama kali muncul dari sejumlah dokumen registrasi kendaraan bermotor serta penampakan prototipe mobil yang diduga kuat adalah BYD Seagull — city car listrik mungil yang sebelumnya sudah lebih dulu dijual di China dan beberapa negara Asia lainnya.
Siluet Bocor: Kompak, Mungil, dan Futuristik
Beberapa akun otomotif dalam negeri membagikan gambar siluet kendaraan dengan bentuk hatchback 5 pintu, lengkap dengan garis bodi tegas dan desain lampu depan sipit futuristik. Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak BYD Indonesia, banyak yang meyakini bahwa siluet tersebut sangat mirip dengan BYD Seagull.
“Kami belum bisa bicara banyak, tapi BYD akan menghadirkan sesuatu yang lebih terjangkau, sesuai kebutuhan pasar Indonesia,” ujar seorang sumber internal BYD kepada HarianJabar.
Spesifikasi di China Jadi Petunjuk
Jika benar mobil ini adalah BYD Seagull, maka mobil listrik ini kemungkinan akan dibekali motor listrik bertenaga sekitar 55 kW (setara 75 hp) dengan pilihan baterai 30 kWh dan 38 kWh, memberikan jarak tempuh hingga 405 km (CLTC) dalam sekali pengisian.
BYD Seagull juga dilengkapi fitur modern seperti sistem infotainment touchscreen, konektivitas pintar, hingga regenerative braking. Dimensinya yang mungil cocok digunakan di area perkotaan yang padat, dan menjadikannya opsi menarik bagi pengguna kendaraan pertama atau kendaraan harian.
Harga Rp 200 Jutaan, BYD Siap Bersaing?
Salah satu yang membuat rumor ini begitu ramai dibahas adalah kabar bahwa BYD akan membanderol mobil ini dengan harga sekitar Rp 200–250 juta — angka yang sangat kompetitif untuk mobil listrik, terutama jika dibandingkan dengan kompetitor seperti Wuling Air EV atau Neta V.
Dengan harga tersebut, BYD diyakini akan meramaikan pasar mobil listrik entry-level dan mendorong percepatan transisi kendaraan listrik di Indonesia. Terlebih lagi, bila mobil ini memenuhi syarat TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), maka insentif PPN 0% dari pemerintah pun bisa berlaku, membuat harganya semakin menarik di mata konsumen.
Kapan Rilis di Indonesia?
Meskipun belum ada tanggal resmi peluncuran, sumber dari industri otomotif menyebutkan bahwa mobil ini kemungkinan akan diperkenalkan secara resmi pada GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) 2025 yang digelar Agustus mendatang di ICE BSD.
Pihak BYD Indonesia sejauh ini hanya mengonfirmasi bahwa mereka akan menghadirkan model baru tahun ini, namun enggan menyebut nama atau spesifikasi teknis.
