Jakarta, HarianJabar.com — Pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, menepis rumor yang menyebut dirinya akan kembali menukangi Timnas Indonesia. Kabar tersebut muncul setelah skuad Garuda gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026 zona Asia.
Shin menegaskan kabar tersebut sepenuhnya tidak benar.
“Saya ingin menegaskan bahwa rumor baru-baru ini tentang penunjukan kembali ke Indonesia sepenuhnya salah,” ujar Shin kepada media Korea Selatan, KBS, dikutip Senin (13/10/2025).
Isu kembalinya Shin mencuat tak lama setelah ia resmi dipecat dari klub Ulsan HD di Korea Selatan, yang memicu spekulasi ia akan kembali ke Indonesia. Namun, Shin membantah klaim tersebut.
Peran Shin Tae-yong dan Warisan di Timnas
Meski telah berpisah sejak Januari 2025, nama Shin Tae-yong masih melekat di hati para suporter Indonesia. Selama lima tahun menukangi Timnas Indonesia, Shin membangun fondasi yang dianggap kuat, terutama dalam pengembangan pemain muda dan struktur tim.

Setelah kepergian Shin, PSSI menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala dengan kontrak dua tahun hingga 2027. Keputusan ini menuai pro dan kontra, terutama menyusul performa Timnas Indonesia yang belum membaik secara signifikan di ajang kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Performa Timnas di Bawah Kluivert
Pada laga pamungkas ronde empat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia kalah 0-1 dari Irak, memperpanjang catatan buruk Kluivert bersama Rizky Ridho Cs.
Baca Juga:
nadiem diperiksa kasus chromebook
Dari enam laga kualifikasi, Kluivert baru mencatat dua kemenangan, yaitu 1-0 atas Bahrain dan 1-0 atas China. Sedangkan di laga tandang, Garuda kalah telak dari Australia (1-5) dan Jepang (0-6), serta dua kekalahan lain dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1).
Hasil tersebut otomatis menghentikan harapan Timnas Indonesia untuk melangkah lebih jauh ke putaran final Piala Dunia 2026.
Meski rumor kembalinya Shin Tae-yong beredar, sang pelatih memastikan dirinya tidak akan kembali ke Timnas Indonesia dalam waktu dekat.
