Jakarta, HarianJabar.com — Adryanto Pratono, atau yang akrab disapa Boim, dikenal sebagai pendiri sekaligus CEO Juni Records, perusahaan hiburan yang sukses menaungi sejumlah musisi papan atas Indonesia seperti Raisa, Kunto Aji, dan Bernadya.
Melalui visinya, Boim berhasil membawa Juni Records menjadi salah satu label musik independen paling berpengaruh di Tanah Air, sekaligus menjadi bagian penting dari perkembangan industri musik digital Indonesia.
Biodata Adryanto Pratono
Nama lengkap: Adryanto Pratono
Nama panggilan: Boim
Media sosial: @miobyrda
Pendidikan: Universitas Prof. Dr. Moestopo (Ilmu Komunikasi)
Pekerjaan: CEO Juni Records
Awal Perjalanan Karier
Karier Boim di industri musik bermula sejak masa kuliah di Universitas Prof. Dr. Moestopo. Ia pertama kali meniti jalur profesional dengan bergabung di HAI Magazine (2004–2009) di bawah Grup Kompas Gramedia.
Selama lima tahun bekerja di sana, Boim banyak belajar tentang jurnalisme, media, dan dunia hiburan, sekaligus membangun jaringan dengan banyak pelaku industri kreatif.
Di tempat itulah ia bertemu dengan Ladya Cherryl, aktris film Ada Apa Dengan Cinta?, yang kemudian mempercayakannya sebagai manajer pribadi (2006–2010). Pengalaman tersebut menjadi pintu masuk Boim ke dunia manajemen artis.
Menjadi Manajer Raisa dan Awal Kiprah di Musik
Tahun 2010, Boim bergabung dengan Slick Artist Management sebagai Business Manager untuk penyanyi Raisa. Di bawah manajemen ini, Raisa merilis lagu debutnya “Serba Salah” dan album penuh pertamanya “RAISA (Self-Titled)” pada tahun 2011 yang langsung melambungkan namanya di industri musik Indonesia.
Selain itu, Boim juga sempat menjabat sebagai Promotion Manager dan Media Relations di ORANGE Entertainment untuk grup musik RAN, memperkuat pengalamannya di bidang promosi dan strategi komunikasi.

Mendirikan JUNI Records
Berbekal seluruh pengalaman dan jejaring yang ia bangun, Boim kemudian mendirikan perusahaannya sendiri pada tahun 2012 bernama JUNI Suara Kreasi, yang menaungi JUNI Records sebagai label utama.
Ia melihat peluang besar di dunia musik digital, terutama setelah Apple mulai memasarkan iTunes di Indonesia. Boim menyadari bahwa distribusi musik akan beralih ke ranah digital, dan musisi membutuhkan jembatan untuk menjangkau pendengar di platform daring.
Untuk memperdalam ilmunya, Boim belajar dari buku-buku bisnis, figur industri musik global, serta aktif menghadiri ajang internasional seperti Music Matters (Singapura) dan South by Southwest (SXSW) (Amerika Serikat).
Tiga Pilar Bisnis Juni Suara Kreasi
Kini, JUNI Suara Kreasi berkembang menjadi perusahaan hiburan besar dengan tiga unit utama:
- JUNI Records — fokus pada produksi, distribusi, dan kampanye digital musik.
- JUNI Goods — mengelola pengembangan dan penjualan merchandise artis.
- JUNI Concert — menangani penyelenggaraan konser, tur, acara musik, serta aktivasi merek.
Selain Raisa, JUNI Records kini menaungi berbagai musisi ternama seperti Kunto Aji, Bernadya, Gigi, Dead Bachelors, Sade Susanto, dan Biru Baru.
Visi Boim untuk Musik Indonesia
Boim dikenal sebagai sosok visioner yang mendorong transformasi industri musik Indonesia menuju era digital. Ia percaya bahwa musisi lokal bisa bersaing di kancah global dengan dukungan manajemen profesional, teknologi distribusi digital, dan kreativitas tanpa batas.
Dengan kepemimpinannya, JUNI Records tidak hanya menjadi label rekaman, melainkan ekosistem musik modern yang menumbuhkan talenta, mengembangkan merek, dan membawa musik Indonesia ke tingkat berikutnya.
