Jakarta, HarianJabar.com – Kecanduan menonton drama, tak berhenti melakukan scrolling media sosial, hingga bermain gim daring hingga larut malam bukan lagi sekadar tren hiburan bagi generasi muda. Fenomena konsumsi digital berlebihan kini dinilai menjadi ancaman serius bagi kesehatan mental. Peringatan tersebut disampaikan Wakil Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), yang menilai bahwa tantangan era digital semakin kompleks.
Menurut Ibas, kemajuan teknologi memang memberikan banyak kemudahan di berbagai sektor seperti transportasi, pendidikan, pekerjaan, hingga layanan kesehatan. Namun, kemudahan yang hadir bersamaan dengan paparan digital berlebih justru membuka risiko baru yang harus diwaspadai.
“Teknologi tentu memberikan kemudahan, apakah di bidang transportasi, pekerjaan, pendidikan, maupun kesehatan. Namun, jika kita tidak cukup mawas diri dan tidak dibekali literasi kesehatan, justru bisa timbul tantangan baru dalam menjaga tubuh dan pikiran kita,” kata Ibas, Jumat (14/11/2025).
Ia menyoroti kebiasaan digital yang mulai mengkhawatirkan, terutama di kalangan anak muda. Kecanduan tontonan hiburan, penggunaan media sosial tanpa kendali, bermain gim online secara berlebihan, hingga godaan judi online disebut menjadi pemicu utama turunnya kualitas kesehatan mental.

“Banyak anak muda terlalu sering menonton drama, terlalu lama scrolling media sosial, atau bermain game online hingga berlebihan, bahkan ada yang terjebak pada judi online. Ini yang harus kita waspadai,” tegasnya.
Meski begitu, Ibas menegaskan bahwa teknologi tidak perlu dijauhi. Solusi yang tepat adalah membangun hubungan yang sehat dengan dunia digital, dengan pola penggunaan yang terukur serta sesuai kebutuhan.
“Kita tidak perlu menjauh dari dunia digital, tapi kita harus bisa mengelolanya secara terukur, sesuai kebutuhan, dan menjaga keseimbangan antara dunia maya dan dunia nyata,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ibas menyampaikan bahwa Partai Demokrat mendukung penuh kebijakan kesehatan nasional Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait pentingnya kesehatan mental. Ia menilai kesehatan mental merupakan fondasi bagi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah di bidang kesehatan. Jika kita ingin terus berkarya dan membantu orang lain, tubuh dan mental kita harus kuat. Your body is your home, treat it with care, love, and respect,” pungkasnya.
