Bandung, HarianJabar.com – Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyempatkan diri untuk melihat langsung gelaran Barbequ atau Barang Bekas BerQualitas yang diinisiasi Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Jawa Barat. Acara ini berlangsung di area Halaman Masjid Al-Muttaqin, Gedung Sate, Kota Bandung, pada Jumat (28/11/2025). Kehadirannya di tengah jadwal pemerintahan yang padat menunjukkan apresiasinya terhadap kegiatan sosial yang dekat dengan masyarakat.
Gelaran Barbequ menampilkan konsep unik berupa penjualan barang bekas berkualitas yang seluruh hasilnya akan disalurkan untuk kegiatan sosial. Erwan memberikan penghargaan dan apresiasi atas kreativitas Biro Adpim dalam menciptakan wadah donasi yang tidak hanya bermanfaat, tetapi juga melibatkan publik secara langsung.
Dalam kunjungan singkat tersebut, Wakil Gubernur menegaskan bahwa dukungan yang ia berikan bukan sekadar formalitas. Ia bahkan menyatakan siap memberikan kontribusi pribadi. “Oh bagus, nanti saya sumbang baju Persib untuk dijual di sini,” ujar Erwan. Sebagai putra dari Umuh Muchtar—komisaris PT Persib Bandung Bermartabat sekaligus manajer tim Persib—komitmen tersebut sontak menarik perhatian publik.
Tidak hanya menyumbang, Erwan juga membeli salah satu barang yang dipamerkan, yaitu Decker Raptor Fox untuk motor trail. Antusiasme pengunjung meningkat setelah melihat partisipasi langsung dari orang nomor dua di Jawa Barat tersebut.

Program Barbequ yang digelar pukul 08.00–10.00 WIB itu menyediakan berbagai barang preloved yang masih layak pakai. Ragam barang yang tersedia mencakup pakaian, batik, gamis, busana santai perempuan, tas, sepatu, perlengkapan otomotif, hingga pakaian dinas lapangan (PDL) milik Tim Biro Adpim. Tersedia pula barang-barang anak serta aksesori lainnya dengan harga terjangkau, mulai dari Rp3.000 hingga Rp150.000.
Seluruh hasil penjualan dialihkan untuk kegiatan sosial melalui Balé Pananggeuhan yang berada di kawasan Gedung Sate. Kepala Biro Adpim, Akhmad Taufiqurrahman, memastikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk berjalan secara berkelanjutan. “Insyaallah kegiatan ini hadir setiap hari Jumat. Hasil penjualan ini disumbangkan untuk membantu masyarakat Jawa Barat,” ujarnya.
Pada pelaksanaan kali ini, total pendapatan yang terkumpul mencapai Rp2.678.000. Dana tersebut akan disalurkan sepenuhnya kepada warga Jawa Barat yang membutuhkan tanpa potongan apa pun. Aktivitas ini diharapkan dapat menjadi praktik baik bagi institusi pemerintah dalam menginisiasi kegiatan sosial yang kreatif, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
